AHA tanam 7500 pohon
Dalam rangka reboisasi lahan milik Pondok Pesantren Al Haromain, tepat hari ahad pagi 25 Oktober 2012, seluruh santri putra maupun putri serentak melaksanakan kegiatan penanaman bibit sengon sebanyak 6500 bibit dan juga bibit jati sebanyak 1000 bibit. Dari 7500 bibit itu ditanam diatas lahan terpisah sekitar 8 Hektar yaitu di Dukuh Kauman Rajekwesi sekitar 2 Ha dan Serut Rajekwesi sekitar 2 Ha, Raguklampitan 2 Ha dan Pancur Kaliwuloh 2 Ha. Semula lahan lahan tersebut merupakan perkebunan Jati dan Mahoni namun karna usianya sudah cukup maka Pohon Jati dan Mahoni tersebut telah dijual dan ditebang.
Secara teknis penanaman bibit tersebut dan untuk menghindari ikhtilath santri Putra dan Putri maka Koordinator Reboisasi Ustad Haiz mengambil kebijakan penempatan yang berbeda yakni santri Putra menanam di kawasan Serut, Pancur dan Raguklampitan sementara santri putri menanam di kawasan dukuh Kauman Rajekwesi. Dengan dibantu para relawan masyarakat sekitar setiap satu santri AHA minimal telah menanam 25 bibit bahkan saking semangatnya ada juga santri yang menanam lebih dari 100 bibit.
Bibit bibit tersebut diambil dari Lahan Perkebunan Jepara di Desa Krasak Bangsri dan diangkut sekitar 2 Truk, merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Jepara yang diKepalai oleh Bapak Ir. Sujarot. Rata rata bibit yang ditanam telah berusia 6- 8 bulan dan tinggi 25- 50 cm adalah bibit- bibit unggulan yang diprediksi cepat berkembang sehingga 5 tahun bisa dipanen.
Sebagai upaya tidak lanjut dari program reboisasi ini maka ditahun 2013 ini Alharomain dan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Jepara dan juga penyuluh kehutanan kecamatan Mayong Bapak Ruswanto, SP telah merencanakan program KBR guna pengadaan berikut pembibitan 50.000 bibit sengon dan akan dibagikan dengan bekerjasama dengan masyarakat Rajekwesi untuk ditanam dilahan Rajekwesi pula.
Kenapa Sengon?
1. CEPAT PANEN,
2. INVESTASI MURAH,
3. PEMELIHARAAN DAN PERAWATANNYA MUDAH
4. PROSENTASE TINGKAT DAYA HIDUP POHON TINGGI,
5. PENYAKIT MUDAH DIATASI,
6. KEBUTUHAN PASAR BESAR DAN PEMASARAN MUDAH,
7. HARGA TERUS MENINGKAT PER KUBIKNYA
8. BIROKRASI MUDAH DAN BEBAS PAJAK,
9. INVESTASI SANGAT MENGUNTUNGKAN,
10. MENJAGA LINGKUNGAN,







